Kisah Sejarah Di Balik Ibadah Kurban

Idul Qurban adalah sebutan lain dari Hari Raya Idul Adha yang diperingati setiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah. Disebut demikian, karena pada hari itulah umat muslim seluruh dunia menyelenggarakan ritual ibadah, yaitu penyembelihan hewan kurban. Hewan ternak yang bisa dijadikan kurban dan umum dipilih di Indonesia yaitu kambing atau sapi. Sehingga tak heran tempat jual sapi kurban menjadi ramai saat menjelang hari raya Idul Adha tiba.  

Ada cerita sejarah yang melatarbelakangi dilaksanakannya ritual ibadah kurban tersebut. Sebagaimana dikisahkan dalam Al Qur’an, ibadah kurban ini merupakan peringatan atas peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim beserta putranya, Nabi Ismail. Dimana pada suatu saat Nabi Ibrahim diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya tersebut melalui mimpi. Awalnya Nabi Ibrahim merasa tak percaya, namun karena mimpi terjadi berulang kali, mau tak mau Nabi Ibrahim harus mematuhinya. Apalagi dalam mimpi tersebut seolah-olah Allah SWT meminta pembuktian, lebih besar mana rasa cinta Nabi Ibrahim kepada Allah SWT atau kepada putranya. 

Dengan berat hati Nabi Ibrahim pun kemudian menyampai kan hal tersebut kepada Nabi Ismail yang saat itu masih kecil. Sungguh di luar dugaan, Nabi Ismail bukannya menolak namun justeru mendukung Nabi Ibrahim untuk melaksana kan perintah dari Allah SWT tersebut. Keduanya pun lalu pergi ke sebuah dataran yang tinggi. Di tempat itulah Nabi Ismail kemudian membaringkan diri dan siap untuk disembelih ayahnya. Ketika semuanya telah siap, saat pedang Nabi Ibrahim sudah berada dekat di tenggorokan Nabi Ismail, terjadilah keajaiban. Allah SWT mengganti tubuh Nabi Ismail dengan seekor domba dari surga, sehingga domba itulah yang kemudian terpenggal oleh pedang Nabi Ibrahim. 

Dari peristiwa itulah yang selanjutnya diperingati sebagai ibadah kurban dengan cara menyembelih hewan ternak. Walaupun hewan ternak dalam kisah tersebut adalah domba, namun dalam perkembangannya kambing atau sapi yang didapatkan dari tempat jual sapi kurban juga kerap dipilih sebagai hewan kurban. 

Keikhlasan menjadi kunci dimampukannya seseorang dalam menjalankan ibadah kurban. Meski terkadang berat, namun kurban menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus membagi kebahagiaan di hari raya. Akadbaiq menjadi salah satu solusi agar ibadah kurban tak lagi terasa berat. Melalui situs jual sapi kurban dengan program tabungan kurban inilah, niat baik ibadah kurban akan terwujud melalui perencanaan yang baik sejak dini. 

Comments